Ukhuwah adalah ikatan jiwa yang melahirkan perasaan kasih sayang, cinta,
dan penghormatan yang mendalam terhadap setiap orang, di mana
keterpautan jiwa itu ditautkan oleh ikatan akidah Islam, iman dan takwa.
Persaudaraan yang tulus ini akan melahirkan rasa kasih sayang yang
mendalam pada jiwa setiap muslim dan mendatangkan dampak positif,
seperti saling menolong, mengutamakan orang lain, ramah, dan mudah untuk
saling memaafkan.
Sesungguhnya Islam telah menghimbau kepada umatnya untuk senantiasa
menjaga ukhuwah ini, karena pada hakekatnya kaum mukminin itu
bersaudara. Mereka bagaikan susunan bangunan yang kokoh yang saling
menguatkan satu dengan yang lain. Allah berfirman (artinya):“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara.” (Al Hujurat: 10)
Nabi bersabda :
“Perumpamaan kaum mukmin dalam kasih sayang dan belas kasih serta cinta
adalah seperti satu tubuh. Jika satu bagian anggota tubuh sakit maka
akan merasa sakit seluruh tubuh dengan tidak bisa tidur dan merasa
demam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
faedah Ukhuwah :
1. Akan mendapatkan rasa manis dan lezatnya
iman,
sebagaimana sabda
Rasulullah:
“Tiga perkara yang barangsiapa mendapatinya, dia akan merasakan manisnya
iman, yaitu dia mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi daripada
kecintaan kepada selain keduanya, dia mencintai saudaranya dan dia
tidaklah mencintainya melainkan karena Allah, dia membenci untuk kembali
kepada kekufuran sebagaimana dia membenci untuk dilemparkan ke dalam An
Nar.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
2. Mencintai karena Allah akan mendatangkan iman yang kemudian akan mengantarkannya ke dalam Al Jannah. Nabi bersabda:
“Kalian tidak akan masuk Al Jannah sampai kalian beriman. Dan kalian belum dikatakan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu perbuatan yang jika kalian lakukan akan membuat kalian saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim)
“Kalian tidak akan masuk Al Jannah sampai kalian beriman. Dan kalian belum dikatakan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu perbuatan yang jika kalian lakukan akan membuat kalian saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim)
3. Ukhuwah akan melahirkan akhlak yang mulia, di antaranya sikap ramah,
cinta kasih, peduli terhadap kebutuhan saudaranya seiman dan sekaligus
membantu mereka
4. Ukhuwah akan memperkokoh kekuatan kaum muslimin sehingga akan terwujudlah kejayaan Islam dan kaum muslimin.
Beberapa kiat yang sangat penting untuk kita ketahui dan kita amalkan dalam merajut tali ukhuwah, di antaranya :
1. Menebarkan salam dan tidak saling acuh.
Nabi bersabda:
“Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu perbuatan yang jika kalian lakukan akan membuat kalian saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian.” (H.R. Muslim)
Islam telah melarang umatnya dari perbuatan acuh dan memutuskan hubungan di antara mereka.
Nabi bersabda:
“Tidaklah halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari, mereka bertemu namun saling tidak menghiraukan. Adapun yang lebih baik di antara keduanya adalah siapa yang memulai mengucapkan salam.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Nabi bersabda:
“Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu perbuatan yang jika kalian lakukan akan membuat kalian saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian.” (H.R. Muslim)
Islam telah melarang umatnya dari perbuatan acuh dan memutuskan hubungan di antara mereka.
Nabi bersabda:
“Tidaklah halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari, mereka bertemu namun saling tidak menghiraukan. Adapun yang lebih baik di antara keduanya adalah siapa yang memulai mengucapkan salam.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
3. Mengamalkan hadits tentang hak seorang muslim terhadap muslim yang lainnya.
Rasulullah bersabda:
“Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain itu ada enam: (yaitu) apabila engkau bertemu dengannya, ucapkanlah salam, apabila dia mengundangmu, penuhilah undangannya, apabila dia meminta nasehat kepadamu, nasehatilah dia, apabila dia bersin lalu mengucapkan Alhamdulillah, doakan dia (dengan mengucapkan Yarhamukallah), apabila dia sakit, jenguklah dia, dan apabila dia meninggal, iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim)
Rasulullah bersabda:
“Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain itu ada enam: (yaitu) apabila engkau bertemu dengannya, ucapkanlah salam, apabila dia mengundangmu, penuhilah undangannya, apabila dia meminta nasehat kepadamu, nasehatilah dia, apabila dia bersin lalu mengucapkan Alhamdulillah, doakan dia (dengan mengucapkan Yarhamukallah), apabila dia sakit, jenguklah dia, dan apabila dia meninggal, iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim)
4. Membantu meringankan beban yang sedang menghimpit saudaranya.
5. Saling memaafkan.
6. Menjauhi perbuatan maksiat.
Maksiat merupakan salah satu penyebab permusuhan di antara manusia, seperti minum khamr dan judi yang telah dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya syaithan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kalian dengan meminum khamr dan berjudi serta menghalangi kalian dari mengingat Allah dan shalat, maka hentikanlah.” (Al Maidah: 91)
7. Saling mendo’akan dengan kebaikan.
Nabi bersabda:
“Jika seseorang mendo’akan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka Malaikat pun akan mengatakan: (semoga) engkau medapatkan sebagaimana yang engkau do’akan (kepada saudaramu).” (HR. Muslim)
5. Saling memaafkan.
6. Menjauhi perbuatan maksiat.
Maksiat merupakan salah satu penyebab permusuhan di antara manusia, seperti minum khamr dan judi yang telah dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya syaithan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kalian dengan meminum khamr dan berjudi serta menghalangi kalian dari mengingat Allah dan shalat, maka hentikanlah.” (Al Maidah: 91)
7. Saling mendo’akan dengan kebaikan.
Nabi bersabda:
“Jika seseorang mendo’akan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka Malaikat pun akan mengatakan: (semoga) engkau medapatkan sebagaimana yang engkau do’akan (kepada saudaramu).” (HR. Muslim)